Alhamdulillah...
Satu pekan sudah
ibundaku sudah melewati operasi Hernia Ususnya. Terima kasih atas semua doa dan
dukungannya, serta kunjungannya kepada seluruh keluarga, sahabat, teman, rekan
kerja, wali murid dan semua pihak. (Oke ini kayak pembukaan pidato).
I don’t know how to
explain my feeling now. Berjuta terimakasih kepada Allah, yang udah ngasih umur
panjang sama ibu, orang yang paling saya sayangi di muka bumi ini.
Selama di rumah sakit
satu pekan lalu, merasa banyak sekali pengalaman yang di dapat. Betapa
kesehatan amat sangat penting. Melihat tubuh ibu yang terbujur kaku pasca
operasi, merintih kesakitan saat biusnya sudah hilang, mengurus ibu layaknya
bayi yang baru lahir, membuat ibu tertawa agar lupa dengan sakitnya, menjamu
tamu yang membesuk ibu, semua itu saya lakukan hanya untuk kesembuhan ibu. Kalo
bukan Ira Arini, lalu siapa lagi?
Seorang putri sulung
dari Ibu Ecen Masenti, kuliah hanya untuk bimbingan skripsi, ada banyak waktu
dan kesempatan untuk mengurus sang ibu yang sedang sakit. Kadang, hati ini
selalu ingin menangis saat harus memandikan ibu. Tuhan, mengapa secepat ini
Engkau membalikkan keadaan? Hanya dalam waktu 21 tahun saja Engkau memberikan
waktu. 21 tahun lalu, ibu yang merawat, memandikan, menyuapi makan, memakaikan
pakaian, dan mengajarkan hal-hal dasar agar mandiri sebagai manusia. Namun 21
tahun kemudian, Engkau membalikkan semuanya. Tak ada kata mengeluh bagiku,
karena mungkin ini hanya sebuah ujian untuk hambaMu agar naik kelas keimanan,
ketaqwaan, serta keislamannya.
Karena kejadian ini, jadi keinget
sama lagu nasyid yang sering diputer di Pondok Pesantren dulu kalo sore-sore.
Masih ingat dengan lagu group nasyid
Raihan?
"Pergunakan masa mudamu sebelum
datang masa tuamu"
"Pergunakan masa luangmu
sebelum datang masa sibukmu”
"Pergunakan waktu sehatmu
sebelum datang waktu sakitmu”
"Pergunakanlah waktu kayamu
sebelum datang waktu miskinmu”
"Pergunakan hidupmu sebelum
datang matimu”
Ini sebenarnya adalah Hadits
Rasulullah yang diriwayatkan oleh Muslim, Tarmidzi (abis googling dulu tadi).
Selamat merenungkan
ini. Tapi, jangan Cuma direnungi sih, di jalani akan lebih baik. Karena
sebaik-baiknya umat Rasul adalah umat yang melaksanakan sunatNya Rasul.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar