Minggu, 30 September 2012

5 Perkara Sebelum 5 Perkara



Alhamdulillah...
Satu pekan sudah ibundaku sudah melewati operasi Hernia Ususnya. Terima kasih atas semua doa dan dukungannya, serta kunjungannya kepada seluruh keluarga, sahabat, teman, rekan kerja, wali murid dan semua pihak. (Oke ini kayak pembukaan pidato).
I don’t know how to explain my feeling now. Berjuta terimakasih kepada Allah, yang udah ngasih umur panjang sama ibu, orang yang paling saya sayangi di muka bumi ini.
Selama di rumah sakit satu pekan lalu, merasa banyak sekali pengalaman yang di dapat. Betapa kesehatan amat sangat penting. Melihat tubuh ibu yang terbujur kaku pasca operasi, merintih kesakitan saat biusnya sudah hilang, mengurus ibu layaknya bayi yang baru lahir, membuat ibu tertawa agar lupa dengan sakitnya, menjamu tamu yang membesuk ibu, semua itu saya lakukan hanya untuk kesembuhan ibu. Kalo bukan Ira Arini, lalu siapa lagi?
Seorang putri sulung dari Ibu Ecen Masenti, kuliah hanya untuk bimbingan skripsi, ada banyak waktu dan kesempatan untuk mengurus sang ibu yang sedang sakit. Kadang, hati ini selalu ingin menangis saat harus memandikan ibu. Tuhan, mengapa secepat ini Engkau membalikkan keadaan? Hanya dalam waktu 21 tahun saja Engkau memberikan waktu. 21 tahun lalu, ibu yang merawat, memandikan, menyuapi makan, memakaikan pakaian, dan mengajarkan hal-hal dasar agar mandiri sebagai manusia. Namun 21 tahun kemudian, Engkau membalikkan semuanya. Tak ada kata mengeluh bagiku, karena mungkin ini hanya sebuah ujian untuk hambaMu agar naik kelas keimanan, ketaqwaan, serta keislamannya.
Karena kejadian ini, jadi keinget sama lagu nasyid yang sering diputer di Pondok Pesantren dulu kalo sore-sore.
Masih ingat dengan lagu group nasyid Raihan?
"Pergunakan masa mudamu sebelum datang masa tuamu"
"Pergunakan masa luangmu sebelum datang masa sibukmu”
"Pergunakan waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu”
"Pergunakanlah waktu kayamu sebelum datang waktu miskinmu”
"Pergunakan hidupmu sebelum datang matimu”
Ini sebenarnya adalah Hadits Rasulullah yang diriwayatkan oleh Muslim, Tarmidzi (abis googling dulu tadi).
Selamat merenungkan ini. Tapi, jangan Cuma direnungi sih, di jalani akan lebih baik. Karena sebaik-baiknya umat Rasul adalah umat yang melaksanakan sunatNya Rasul.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar