Minggu, 18 Maret 2012

Friendzone Wall







Hello good morning :)
Selamat hari senin, awal minggu yang sangat bikin stress dengan kemacetan Jakarta. But somehow, Jakarta makes me miss my dialy activity. Ibukota yang sangat keras sekali, lebih kejam dari ibu tiri katanya. Tapi itu gak berlaku bagi anak sulung perempuan dari seorang ibu bernama Ecen Masenti ini. Setiap harinya, Jakarta mempunyai cerita sendiri. Cerita yang jika dialami amat sangat menyebalkan, tapi amat sangat menyenangkan jika menuliskan hal itu, apalagi membacanya.

well, kembali ke topik utama yaitu FRIENDZONE.

Alkisah, hari sabtu pagi seperti biasanya bangun tidur buka twitter. Kebetulan follow manusia luar biasa insipratif @newsplatter. Dia yang ngenalin apa arti friendzone yang sebenarnya buat saya pribadi. Dia sengaja bikin FriendzoneWall biar orang-orang bisa share mengenai cerita Friendzonenya masing-masing.


Definisi Friendzone: "Kata bang , friendzone itu sebuah hubungan pertemanan dimana lo ngerasain setruman, tapi dia gak. Ataupun sebaliknya"
Definisi di atas diambil dari akun twitter pribadi saya @iraarini. Bahasanya masih pake bahasa anak gaul Jakarta, tapi di blog ini mencoba untuk menggunakan bahasa yang agak santun. Penjelasan selanjutnya:
"Hubungan pertemanan yang bikin lo nunggu kapan dia ngerasain setruman yang sama kaya yang lo rasain. Perih sih, tapi emang udah resiko"
"Terjebak dlm frienzone, lo ngerasa ada setruman dan dia gak. Lo mau ungkapin perasaan lo tapi takut gak temenan lagi, mending lanjut temenan"
"Daripada lo kehilangan dia karena ngakuin perasaan lo, mending lanjutin aja friendzone nya dan deket terus sama dia. Itu salah!"
"Karma does exist! Dia friendzone-in lo, kalo lo sabar mau digituin, lama kelamaan kebanyakan sih dianya yang di friendzone-in sama lo"
"Friendzone dengan memiliki perasaan sebelah pihak itu gak enak yah pemirsah. Mending friendzone dengan sama2 gak punya rasa! Akan lebih asik"
"Awalnya pasti lo yang di friendzone-in dia, tapi seiring berjalannya waktu, lo akan bosen nunggu dan semuanya kebalik. Dia yang ngejar lo"
"Bagi yang merasa friendzone sebelah pihak, mending lo buru2 keluar dari zona itu. Itu lebih bahaya dari jalur Gaza gue rasa"
"Dari yang gue baca, semakin lama lo di friendzone-in ama dia, lo akan mundur sendiri dan dari situ dia pasti di friendzone-in sama lo"
"Pengalaman gue? Ngerasa nyaman sama friendzone karena sama2 gak punya setruman. So we can do everything together without something awkward"
"Kadang, friendzone itu lebih enak dari pacaran loh. Saling berbagi semuanya tapi bertoleransi tinggi saat ngurusin masalah hati"
"Friendzone versi gue? Ya hubungan pertemanan tanpa setrum satu sama lain. Temen yang bisa berbagi dalam segala hal, susah seneng bersama"
"Walopun gak ada setrum, friendzone versi gue sih asik lah. Daripada setrumnya sebelah doang, nyesek. Kalo setrumnya 2 belah, namanya jadian!"
"Sorry kalo pada galau, gue cuma menyampaikan apa yang gue tau tentang friendzone"
"Tenang tenang! Friendzone itu bukan kutukan! Itu anugerah dari tuhan. Setrum yang lo miliki dan tidak dia miliki jangan dipiara lama2!"
"Sebelum lo berhenti miara setrum dalam friendzone lo, mending nanya dulu hubungan lo ama dia gimana. Jangan asal berhenti, kali aja perasaan dia ama lo sama"
"Kalo berhenti tanpa nanya ama dia, lo akan rugi bandar kalo dia juga nyimpen setrum tapi nyimpennya rapet banget kaya perawan"
"Dan lo akan ngerasa beruntung ketika lo ninggalin setruman, lo udah tau kalo dia biasa aja ama lo. Yah namanya juga friendzone"
Jadi intinya friendzone itu apa?

Friendzone menurut versi saya, hubungan pertemanan yang didasari oleh perasaan menyukai sebelah pihak atau kedua belah pihak. Perasaan suka tersebut bisa saja sedang berlangsung atau bisa saja sudah berlangsung.

Kalo punya perasaan sama temen lawan jenis, tinggal diungkapkan aja. Barangkali dia juga punya perasaan yang sama. Kalo emang gak bisa diungkapin karena takut dia jauhin, makan sendiri deh tuh perasaan. Keluar dari perasaan sendiri yang terjebak dalam friendzone itu adalah sebuah keharusan. Karena lama kelamaan, perasaan itu akan menyakiti dirimu sendiri.

How about me? Punya pengalaman tentang friendzone? Alhamdulillah punya. Tapi kita sama-sama gak ada feeling. Menjalani hubungan pertemanan susah senang bersama tapi kalo menyangkut hubungan hati, we can't tell each other. RAHASIAAAAA!!! Hahahaha *ketawa setan*

Oke, sekian dulu kuliah friendzone pagi ini. Have a nice weekday :)

1 komentar: