Selamat siang. April ini belum posting. Serasa ada yang kurang dalam hidup. Yaiyalah secara seorang Ira Arini yang Ekstrovert belum berbagi sedikitpun mengenai apa yang telah dialaminya ke dalam blog ini. Well, there is some reasons why i didn't white done on my blog. One of the reason is, I have to write done my first chapter of my thesis. Kalo nulis blog tapi belum nulis BAB 1 itu rasanya merasa sangat berdosa. Alhasil, tadi pagi sudah menyelesaikan nulis BAB 1 (baru nulis yah belum termasuk revisian) dan sekarang semangat lagi untuk menulis blog.
Sebenernya, gak ada inspirasi untuk nulis apa kali ini. But somehow, we have a lot of stories in every split second yang gak bisa diuraikan satu persatu.
First, mau cerita tentang lanjutan posting sebelumnya yang nyeritain tentang cita-cita kalo udah dapet UM (hasil keringat di tempat magang) yang gak seberapa itu. Agak bermurung durjana pas tahu tanggal 28 kemarin gak jadi dapet apa yang amat sangat di harapkan, mana udah janji sama ibu, dan bingung harus gimana kedepannya karena gak punya pegangan. Si UM itu baru turun tanggal 1 April dan alhmadulillah bisa ajak ibu sama adek jalan-jalan ke ITC, beliin kacamata, walopun gak makan di PH, jadinya makan di restoran seafood. Ada kepuasan tersendiri ketika melihat ibu dan adek makan dengan lahapnya disitu, memakai barang yang dibeli dari hasil keringat sendiri. Itu luar biasa senengnya. Semoga bisa jadi berkah dan memotivasi untuk menghasilkan yang lebih dikemudian hari. Aamiin.
Second, jadi tambah enjoy banget dengan kehidupan sekarang. Gak tahu kenapa, ngerasa jadi manusia yang kualitasnya lebih baik, lebih bermanfaat dan lebih taat pada Tuhannya itu terasa semakin dekat dengan diri saya. Gak ada masalah yang bener-bener menyita waktu dan pikiran, gak ada halangan dalam mencapai suatu keinginan, gak ada yang aneh-aneh. Sebagai manusia biasa, perasaan kaya gini tuh pasti lumrah yah. Tapi gatau kenapa ngerasa seneng aja. Sahabat yang bener-bener ada di sekeliling saat susah maupun seneng, keluarga yang terus memotivasi buat cepet lulus, ibadah yang dengan ikhlas selalu dijalani. Semuanya berjalan beriringan, indah sekali hidup ini. Satu hal yang bisa dilalui setelah beberapa lama berjuang adalah bisa menjalani hidup dengan tanpa beban tanpa adanya seseorang yang mengisi hati. #eeeaaaaakkk.
Tanpa rasa iri maupun membuat iri, cerita ini benar-benar real. Kali ini ngerasa Allah sudah memberi kecukupan bahkan berlimpah kebahagiaan untuk seorang Ira Arini. Kuncinya, selalu merasa bersyukur atas apa yang telah dimiliki. Iri boleh aja, asalkan iri pada tempatnya. Misalnya, iri sama Victoria Beckham yang dapetin suami David Beckham. Eh salah yah, misalnya iri sama prestasi orang lain sehingga memotivasi kita untuk lebih baik dari orang lain itu.
Oke, sekian dulu cerhat mamah dedehnya. kita bertemu di lain waktu lain kesempatan. Kesempurnaan hanya milik Allah, kekurangan dilakukan manusia #terDorce. Baiklah, Maisy pamit dulu yah, Ci...Luk...Ba....!!! *halah ngaco*
SALAMM CENAT CENUT!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar