Selasa, 19 Juni 2012
I unLOVE SKRIPSI
Terkadang, semangat manusia selalu mengendur (sekendur kulitnya Nia Daniyati) atau selalu mengencang (sekencang kemeja Saipul Jamil). Hidup tanpa ada masalah memang terasa sangat basi. Iya, basi kalau kata anak muda jaman sekarang. Sekalinya diterpa masalah, malah mengeluh. Maunya apa coba yah ini manusia? Well, namanya juga manusia. Dikasih banyak cobaan malah mengeluh, gak dikasih cobaan malah bilang hidup ini datar.
Tahun ini sangat enjoy menjalani kehidupan, hampir tak ada masalah besar yang menghampiri. Tentu saja jangan lupa bersyukur kepada tuhan, mau ngapain lagi coba? Kurang enak apa coba hidup kaya gini? Tapi bosen! Bosen sebosen-bosennya. Ingin cepat meninggalkan Jakarta. Di kota ini saya terjebak, terjebak oleh kemacetan, cuaca, ketidakramahan, terutama terjebak kenangan *menyeka air mata*. Akhir-akhir ini sebagai manusia biasa, kelamaan hidup yang macem begini-begini aja gak cukup. Selalu mencari yang lebih baik diantara yang baik. Kadang pernah terpikir untuk mencari yang lebih baik dari baik yang telah dimiliki, namun selalu dihantui perasaan "takut menyesal". 2 kata yang selalu menghantui jika sedang berada dalam sebuah pilihan.
Ingin pergi dari kota Jakarta, menjauh dan tidak berurusan lagi dengan kota ini *niatnya sih begitu*, tapi perasaan takut menyesal masih saja menghampiri. Mungkin saat ini, saya sedang berada dalam titik kejenuhan. Jenuh bergaya hidup hedon, jenuh menjalani status mahasiswa (yang tak kunjung wisuda), jenuh menjadi anak yang masih meminta kepada orang tua, dan jenuh menjalani status #abaikan!!! Alasan utama untuk menetap di kota ini adalah MASIH NYEKRIPSI. Terus, bisa gak kalo masih skripsian tapi udah menjauh dari Jakarta? I wish...
Satu Minggu ini semangat mengendur, dan mulai hari ini mulai ada semangat dengan hal baru. Memulai hal yang akan diakhiri dengan secepatnya adalah sesuatu yang memotivasi saya. Saya mulai semangat baru, untuk mengakhiri skripsi dengan secepatnya. Intinya?? SELESEIN TUH SKRIPSI!!
Mulailah semangat barumu, semangat untuk mengakhiri skripsi (yang bagi sebagian mahasiswa itu hal suram).
Ira Arini
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar