Kamis, 24 Oktober 2013

Hari itu, Kamis 24 Oktober 2013

Tuhan kadang memang terlalu baik. Sering kali saya menulis rasa syukur, mungkin yang membaca juga jengah. Tapi ya gimana lagi, memang saya sedang bahagia. Pilih mana, membaca blog yang terus-terusan berisi tentang keluhan, atau terus-terusan berisi tentang rasa syukur.

Semakin tumbuh dewasa, saya merasa ingin selalu berbagi semuanya dengan orang tua dan keluarga. Karena merekalah yang mendidik dan membesarkan saya menjadi seorang pribadi yang seperti ini. Tidak mempunyai rahasia sekecil apapun di depan ibumu adalah suatu prestasi, menurut saya.

Kemarin pagi, selepas UTS di kelas, saya melangkah gontai berusaha untuk melupakan apa yang saya tulis di kertas lembar jawaban saya. Saya mendapatkan tawaran yang sebetulnya merupakan batu loncatan saya untuk mengejar karir. Ya, alasan saya menjalani pendidikan kembali adalah menjadi seorang guru, gurunya mahasiswa. Walaupun masih menjadi seorang asisten, tapi saya percaya itu adalah sebuah kesempatan amat sangat besar untuk saya mengembangkan karir.

Keputusan di tangan saya, tapi entah mengapa saya langsung teringat pada Ibu. Tidak menunggu waktu, sayapun langsung menelpon beliau dan menceritakan semuanya. Beliau sangat excited dan memberikan saran yang amat sangat menenangkan hati. Sayapun menerima tawaran tersebut.

Ada Hadist Rasul yang menyatakan "Ridho Allah ada pada Ridha orang tua, dan murka Allah ada pada murka Orang tua." InsyaAllah saya akan dan selalu berusaha untuk menanamkan kalimat tersebut dalam sanubari saya. Apapun yang saya lakukan karena ridha dari orang tua, saya percaya bahwa Allah juga meridhai langkah saya.

Hari itu, begitu indah. Kamis 24 Oktober 2013.

Setibanya di kantor Pusat Studi Sertifikasi Guru UNJ, saya duduk di meja kerja saya. Di atas meja tergeletak benda kecil berwarna hitam bertuliskan "Nexus 8GB". Saya langsung bertanya kepada teman sekantor "Ini flashdisk siapa?". Mereka menjawab dengan senyuman "Dari Mas Umam, buat kita dikasih satu-satu."

Alhamdulillah, Tuhan itu baik baik pas kemarin. Saya bingung mau ngucapin apa lagi sama Tuhan...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar