Jumat, 23 Juni 2017

Ramadhan

Riuhmu mungkin tak lagi akan kudengar
Kehangatan malam dengan dinginnya udara mungkin tidak akan lagi kurasa
Pun seruan anak yang mengucapkan "Aamiin" selepas makan malam tak lagi ada

Tanda senja mulai tertelan malam tak lagi disambut dengan riuh gembira
Gemuruh suara kendaraan yang melaju dengan cepatnya
di waktu itu,
karena,
ingin segera sampai ke tempat peristirahatan,
rumah,
tak lagi akan semenarik sekarang

Keintiman manusia dengan Tuhannya tak lagi sama seperti sekarang
Semua akan berlalu
Doa-doa yang dipanjatkan tak semata hari biasanya
Janji Tuhan itu nyata

Semoga bisa kembali dengan suasana itu
Ramadhanku....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar