Kemarin, tepat usia menginjak 22 tahun. Berhubung sering main sama
yang seumuran, bahkan yang lebih muda, saya merasa sangat tua. Tapi,
jika dibandingkan dengan Ama, kakek yang sedang terbaring koma di ruang
ICU rumah sakit, usianya sudah 75 tahun, saya merasa jauh lebih muda.
Bersyukur? Tentu. Ketika bangun tidur tepat tanggal 23, mengucapkan
"Alhamdulillahilladzi ahyana ba'dama amatana wailaihin nusur" dan
mendapat pelukan hangat dari semua keluarga. Walaupun suasana sedang di
rumah sakit, tetap hangat, tetap bahagia.
Resolusi usia 21 salah satunya sudah tercapai, mendapat gelar
sarjana. Itu semua untuk orang tua tercinta, keluarga tersayang. Yang
belum? Hahahhaaseuuum! Jangan ditanya yah, itu bisa dilihat di notes
setahun lalu.
Harapan di usia 22 ini? Ya tentu diberikan nikmat kesehatan, rejeki
dan kebahagiaan, untuk pribadi, keluarga, sahabat, teman, dan semua yang
tersayang. (Ini kok gak ada eheumnya?) Iye emang gak punya. Puas?
Pengennya sih lanjut sekolah (itupun kalau ada biaya), kerja di
tempat yang diinginkan (kakek sih nyuruhnya jadi bagian dari
pemerintahan) but I doubt it, and finding someone special for my future
(ceileeeeh), oke semuanya tolong di-Aamiin-in!
Aamiin!!!
Sekian.
Ira Arini
ditulis pada 24 Februari 2013, pukul 4:59 WIB
Tidak ada komentar:
Posting Komentar