Pernahkah kamu merasa terlalu bahagia sampai tidak tahu lagi harus
bagaimana berterima kasih kepada Tuhanmu?
Segala target hidup terpenuhi, dikelilingi orang terkasih, semua doa
terkabul oleh Tuhan, dikasihi oleh semua orang, selalu semangat
beribadah, finansial tercukupi. Adakah celah untuk mengeluh? Sempatkah
untuk sedih? Tentu tidak. Semuanya terlalu indah.
Sampai beberapa waktu, kamu bertanya kepada Tuhan, apakah semua ini akan
kekal? Tidakkah Tuhan memberikan ini semua untukku hanya untuk
mengujiku? Toh ujian Tuhan bukan hanya sekadar hal-hal berat yang sedang
dijalani oleh seorang hamba, namun kebahagiaan yang bertubi-tubi juga
bisa dianggap ujian.
Seberapa kuat hamba selalu bersyukur, seberapa kuat hamba mempertahankan
yang sudah dicapai, seberapa jernih hati hamba untuk selalu
berprasangka baik bahwa Tuhan tidak sedang menguji dengan kebahagiaan,
namun sedang memberikan kenikmatan dan kebahagiaan bertubi-tubi karena
hamba selalu bersyukur, selalu meminta.
Percayalah, ketika kamu sedang mengalami kebahagiaan yang bertubi-tubi,
jangan pernah berpikir bahwa Tuhan sedang mengujimu, atau sedang
mempersiapkan ujian berat kedepannya. Tuhan hanya sedang mengasihi
hambaNya, akan terus seperti itu jika kamu terus bersyukur,
mempertahankan, berprangska baik pada Tuhan.
Jakarta, 21 Februari 2016
Tidak ada komentar:
Posting Komentar