Minggu, 28 Desember 2014

Ibunya Diga dan Krisna

60 hari sudah kepergian beliau. Jujur saja, saya masih sangat terpukul dengan kejadian ini. Entah ini naluri manusia atau bukan, beliau sudah saya anggap seperti kakak kandung saya sendiri. Beliau pergi diusia yang masih sangat muda, meninggalkan 2 orang pangeran tampan dan suami yang mungkin amat sangat terpukul karena harus kehilangan tulang rusuk dalam keluarga, namun harus tetap gagah.

Kami tidak memiliki hubungan darah sama sekali, namun Tuhan mempertemukan kami lewat orang tua yang sama-sama saling mengasihi. Sejak saya kecil, orang tua beliau merawat, menyayangi dan menyantuni saya sebagai anak yatim. Mungkin itu salah satu dari jutaan alasan saya mengapa saya amat sangat berhutang budi dan menyayangi keluarga beliau. Semoga beliau tenang di alam sana.

Kanker paru yang diderita seakan tiba-tiba muncul. Padahal beliau bukan perokok aktif, polusi di kota kecil seperti Rangkasbitung juga mungkin tidak seberapa dibandingkan dengan Jakarta. Saya masih heran dengan penyakit ini. Sungguh wanita kuat. Menahan rasa sakit selama 2 tahun, membesarkan anak, mengajar murid-murid yang masih berusia labil, belajar menyelesaikan S2 dengan tepat waktu dan nilai memuaskan, memiliki banyak sahabat dan orang terkasih, dan kesempurnaan hidup selama 30 tahun mungkin ada pada beliau.

Saya rindu mengusap punggung beliau dengan tissu yang direndam dengan air hangat. Saya rindu mendengar rengekan beliau ketika melihat saya makan bebek dengan lahapnya. Saya rindu ketika beliau menyuruh saya pindah tempat dari kursi yang empuk karena beliau mencari posisi yang nyaman untuk tidur. Saya rindu bercerita semua tentang masa remaja beliau. Saya rindu mendengar nasihat beliau mengenai semua persoalan wanita seusia saya. Saya rindu dengan pembicaraan kami mengenai dunia pendidikan. Saya rindu semua tentang beliau.

Betapa Tuhan amat sangat baik, dengan cepat mengambil manusia yang baik kembali ke sisiNya.

Semoga beliau tenang di alam sana. Aamiin
(Ditulis pada 4 Juni 2014)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar