Ku tatap dua bola matamu
Tersirat apa yang 'kan terjadi
Kau ingin pergi dariku
Meninggalkan semua kenangan
Tersirat apa yang 'kan terjadi
Kau ingin pergi dariku
Meninggalkan semua kenangan
Menutup lembaran cerita
Oh sayangku, aku tak mau
Ku tahu semua akan berakhir
Tapi ku tak rela lepaskanmu
Kau tanya mengapa aku tak ingin pergi darimu
Dan mulutku diam membisu
Salahkah bila diriku terlalu mencintaimu
Jangan tanyakan mengapa karena aku tak tahu
Aku pun tak ingin bila kau pergi tinggalkan aku
Masihkah ada hasratmu 'tuk mencintaiku lagi
Apa yang harus aku lakukan
'Tuk menarik perhatianmu lagi
Walau pun harus mengiba
Agar kau tetap di sini
Lihat aku duhai sayangku
Lirik lagu Ratu yang berjudul Salahkah Aku Terlalu Mencintaimu yang hadir saat masa saya SMA, kira-kira tahun 2006-2008an mungkin.
Pesan dari lagu ini:
Sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, sebaiknya biasa saja. Termasuk dalam mencintai, dalam hal mencintai apapun. Mengejar apa yang diinginkan mungkin terasa akan lebih mudah daripada mempertahankan apa yang sudah didapat. Sungguh, itu sangat sulit. Kita sudah berusaha mengejar apa yang diinginkan, susah payah mempertahankannya, dan mungkin hanya Tuhan yang bisa berkehendak untuk mengambilnya kembali.
Karena sesungguhnya Tuhan sedang mempersiapkan yang terbaik untuk hambaNya.
Ira Arini
(ditulis pada 17 Januari 2014
Oh sayangku, aku tak mau
Ku tahu semua akan berakhir
Tapi ku tak rela lepaskanmu
Kau tanya mengapa aku tak ingin pergi darimu
Dan mulutku diam membisu
Salahkah bila diriku terlalu mencintaimu
Jangan tanyakan mengapa karena aku tak tahu
Aku pun tak ingin bila kau pergi tinggalkan aku
Masihkah ada hasratmu 'tuk mencintaiku lagi
Apa yang harus aku lakukan
'Tuk menarik perhatianmu lagi
Walau pun harus mengiba
Agar kau tetap di sini
Lihat aku duhai sayangku
Lirik lagu Ratu yang berjudul Salahkah Aku Terlalu Mencintaimu yang hadir saat masa saya SMA, kira-kira tahun 2006-2008an mungkin.
Pesan dari lagu ini:
Sesuatu yang berlebihan itu tidak baik, sebaiknya biasa saja. Termasuk dalam mencintai, dalam hal mencintai apapun. Mengejar apa yang diinginkan mungkin terasa akan lebih mudah daripada mempertahankan apa yang sudah didapat. Sungguh, itu sangat sulit. Kita sudah berusaha mengejar apa yang diinginkan, susah payah mempertahankannya, dan mungkin hanya Tuhan yang bisa berkehendak untuk mengambilnya kembali.
Karena sesungguhnya Tuhan sedang mempersiapkan yang terbaik untuk hambaNya.
Ira Arini
(ditulis pada 17 Januari 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar